TOLAK Virus Corona Dengan Melaksanakan Ibadah AQIQAH bersama NURUL HAYAT
Di Indonesia, pemerintah daerah beberapa diantaranya sudah menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) terhadap Virus Corona (Covid-19) pada wilayahnya masing-masing. Pemerintah juga menghimbau masyarakat dalam menghadapi VIRUS CORONA ini, dengan menghindari pertemuan yang melibatkan banyak orang. Lantas, bagaimana dengan pelaksanaan tasyakuran aqiqah ditengah adanya wabah virus corona atau Covid-19 ini? Seperti yang kita ketahui bahwa pelaksanaan aqiqah dianjurkan pada hari ketujuh atau seminggu setelah kelahiran bayi. Sebagaimana yang dijelaskan dalam hadist: عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدُبٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « كُلُّ غُلاَمٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ وَيُحْلَقُ وَيُسَمَّى » Dari Samuroh bin Jundub, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “ Setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya, disembelihkan untuknya pada hari ketujuh , digundul rambutnya dan diber...